Majelis IPU mengadopsi Deklarasi Nusa Dua tentang darurat iklim

Majelis IPU mengadopsi Deklarasi Nusa Dua tentang darurat iklim

Badung, Bali (ANTARA) – Majelis Persatuan Antar-Parlemen (IPU) ke-144 ditutup di sini pada Kamis dengan adopsi Nusa Dua, di mana anggota parlemen dunia telah mengakui kebutuhan mendesak untuk mengatasi krisis iklim.

Deklarasi tersebut menguraikan tindakan nasional yang perlu diambil untuk mengimplementasikan Perjanjian Paris, termasuk mempercepat transisi ke energi bersih, memastikan masuknya anggota masyarakat yang terpinggirkan, dan meningkatkan kerja sama global untuk solusi iklim bersama.

“Pembiayaan iklim senilai US$100 miliar untuk negara berkembang harus segera dipenuhi,” kata Ketua DPR RI Puan Maharani dalam sambutan penutupan sidang yang dihadiri sedikitnya 1.000 delegasi dari 115 negara tersebut.

Komitmen internasional tidak akan berarti apa-apa jika tidak diwujudkan dalam implementasi nasional, ujarnya.

“Parlemen harus merumuskan instrumen hukum nasional, anggaran yang tepat, dan melakukan pengawasan terhadap berbagai komitmen internasional. Parlemen perlu memobilisasi pengurangan emisi, memperkuat upaya adaptasi, dan mewujudkan janji pembiayaan untuk negara berkembang,” tambahnya.

Berita Terkait: IPU harus merealisasikan dana perubahan iklim tahunan sebesar US$100 juta: Pembicara

Presiden IPU Duarte Pacheco meminta rekan-rekan untuk tidak mengecewakan warga negara mereka dan generasi muda, yang telah menempatkan kepercayaan mereka pada anggota parlemen.

“Waktunya untuk bertindak adalah sekarang. Waktu hampir habis. Para ilmuwan dan peneliti dari seluruh dunia telah mendokumentasikan apa yang telah digambarkan sebagai atlas penderitaan manusia dan dakwaan yang memberatkan kepemimpinan iklim yang gagal. Majelis ke-144 ini harus memobilisasi allarias. Kita harus memimpin dengan memberi contoh dan mengambil tindakan tegas sebelum terlambat,” tambahnya.

Selama Sidang, bertema “Mencapai nol: Memobilisasi parlemen untuk bertindak atas perubahan iklim,” anggota IPU menyoroti kemajuan nasional mereka dalam perubahan iklim dan langkah-langkah yang mereka ambil untuk mempercepat dekarbonisasi.

READ  Chiellini mengakui bahwa Inter telah mengalahkan Juventus di setiap wilayah tetapi menegaskan bahwa mereka tidak kehilangan kemegahannya di bawah Pirlo.

Didirikan lebih dari 130 tahun yang lalu, IPU adalah organisasi global dunia nasional. Itu adalah organisasi politik multilateral pertama di dunia dan berusaha untuk mendorong kerja sama dan dialog antara semua negara.

Saat ini, IPU terdiri dari 178 anggota nasional dan 14 badan legislatif daerah.

Berita Terkait: Presiden tegaskan pendanaan iklim saat membuka Sidang ke-144 IPU
Berita Terkait: Pertemuan IPU menawarkan kesempatan untuk membahas tantangan global: Ketua DPR

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

MEDIABOGOR.COM AMAZON, DAS AMAZON-LOGO, AMAZONSUPPLY UND DAS AMAZONSUPPLY-LOGO SIND MARKEN VON AMAZON.COM, INC. ODER SEINE MITGLIEDER. Als AMAZON ASSOCIATE VERDIENEN WIR VERBUNDENE KOMMISSIONEN FÜR FÖRDERBARE KÄUFE. DANKE, AMAZON, DASS SIE UNS UNTERSTÜTZT HABEN, UNSERE WEBSITE-GEBÜHREN ZU ZAHLEN! ALLE PRODUKTBILDER SIND EIGENTUM VON AMAZON.COM UND SEINEN VERKÄUFERN.
Media Bogor