Misi Gagal ke Myanmar: Jakarta Post, SE Asia News & Top Stories

Misi Gagal ke Myanmar: Jakarta Post, SE Asia News & Top Stories

Jakarta (Jakarta Post/Asia News Network) – Untuk mengembalikan kredibilitas ASEAN yang telah dirusak oleh Menteri Luar Negeri kedua Brunei Irwan Yusuf dan Sekretaris Jenderal ASEAN Lim Jok Hoi. Kunjungan ke Myanmar atas nama blok regional Pekan lalu, Presiden Indonesia Joko “Jokowi” Widodo seharusnya tidak membuang waktu membahas masalah ini dengan Sultan Brunei, Hassanal Bolkiah, ketua ASEAN tahun ini.

Sultan, yang juga merupakan perdana menteri, menteri pertahanan, menteri luar negeri, dan menteri keuangan negara itu, perlu memperbaiki kesalahan besar yang dibuat oleh para diplomat puncaknya.

Kesalahan fatal yang paling serius adalah siaran pers yang diunggah ke situs resmi Sekretariat ASEAN setelah kunjungan 4-5 Juni. Dalam pernyataannya, yang kemudian dihapus, Lim menyebut nama yang seharusnya dimiliki oleh pemimpin Dewan Militer Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing dan lainnya yang hadir dalam pertemuan tersebut.

Itu adalah pengakuan eksplisit dari junta, sementara ASEAN hanya mengakui Jenderal Heliang sebagai panglima tentara Myanmar. ASEAN mempertahankan pengakuannya terhadap pemerintah Aung San Suu Kyi, bahkan setelah Jenderal Heliang merebut kekuasaan dalam kudeta pada 1 Februari.

Yusuf telah melanggar aturan dengan pergi bersama Lim ke Myanmar, bertemu Jenderal Hlaing tanpa pemberitahuan sebelumnya dan pulang tanpa memberi pengarahan kepada sesama menteri luar negeri ASEAN. Bahkan dalam Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN dan China di Chongqing, China, Senin (7 Juni), Yusuf enggan berbagi hasil misi Myanmar-nya.

Prioritas penyelesaian kesalahan diplomatik ini adalah agar ASEAN mengumumkan utusan khusus untuk Myanmar sebagaimana disepakati oleh para pemimpin ASEAN dan Jenderal Hlaing pada pertemuan puncak khusus di Sekretariat ASEAN di Jakarta pada 24 April. Sultan Brunei sebagai presiden ASEAN ditugaskan untuk memilih utusan, tetapi proses pemilihannya sangat lambat.

READ  Hasil awal uji klinis vaksin korona mengarah pada kekebalan

Indonesia menominasikan mantan Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda, tetapi menyadari bahwa militer Myanmar merasa lebih nyaman dengan Thailand, para menteri luar negeri ASEAN secara informal setuju bahwa Hassan akan didampingi oleh seorang pejabat Thailand.

Myanmar harus menerima kandidat atau kandidat sebagai bagian dari konsensus 24 April, karena negosiasi lebih lanjut akan memungkinkan junta mengulur waktu dan mengakibatkan kesepakatan lima poin tidak dilaksanakan.

Sulit untuk menyangkal kesan bahwa militer Myanmar telah mendikte pencalonan Utusan Khusus ASEAN, seperti yang dinyatakan dalam siaran pers yang dikeluarkan oleh dewan militer setelah bertemu dengan utusan Brunei.

Sultan Brunei dikenal karena komitmennya yang kuat terhadap persatuan dan kohesi ASEAN, dan karena itu, ia akan sepenuhnya siap untuk melanjutkan upaya regional untuk memulihkan demokrasi dan keadilan di Myanmar.

Meskipun tampaknya Sultan pada awalnya enggan menjadi tuan rumah KTT khusus ASEAN di Jakarta dengan Presiden Jokowi, kehadiran dan kepemimpinannya yang kuat berperan penting dalam keberhasilan pertemuan tersebut, yang mengarah pada konsensus lima poin dengan Jenderal Hlaing.

Junta militer Myanmar sejauh ini gagal meyakinkan ASEAN tentang komitmen bulatnya. Semakin lama tantangan itu berlangsung, semakin ASEAN mempermalukan dirinya sendiri dan semakin meningkat penderitaan rakyat Myanmar. Presiden Jokowi, sebagai pemimpin de facto ASEAN, dan para pemimpin ASEAN lainnya harus mengambil tindakan tegas untuk segera mengakhiri dilema Myanmar.

  • The Jakarta Post adalah anggota dari Asia News Network, media partner dari Straits Times, sebuah aliansi dari 23 organisasi media berita.

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

MEDIABOGOR.COM AMAZON, DAS AMAZON-LOGO, AMAZONSUPPLY UND DAS AMAZONSUPPLY-LOGO SIND MARKEN VON AMAZON.COM, INC. ODER SEINE MITGLIEDER. Als AMAZON ASSOCIATE VERDIENEN WIR VERBUNDENE KOMMISSIONEN FÜR FÖRDERBARE KÄUFE. DANKE, AMAZON, DASS SIE UNS UNTERSTÜTZT HABEN, UNSERE WEBSITE-GEBÜHREN ZU ZAHLEN! ALLE PRODUKTBILDER SIND EIGENTUM VON AMAZON.COM UND SEINEN VERKÄUFERN.
Media Bogor