Modus Jambret Memakai Atribut Ojol Berhasil Ditangkap Polresta Bogor Kota

Modus Jambret Memakai Atribut Ojol Berhasil Ditangkap Polresta Bogor Kota

Mediabogor.com, BOGOR – Polresta Bogor Kota berhasil menangkap jambret yang meresahkan di seputaran Sistem Satu Arah (SSA) Kebun Data Bogor (KRB) pada Kamis (19/7/18) pagi. Diketahui komplotan jambret ini dibekali senjata api (senpi) dan mengenakan atribut salah satu ojek online.

Kasatreskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Agah Sonjaya mengatakan, pelaku penjambretan sudah ditangkap oleh pihaknya. Modus kompoltan penjabret memakai atribut salah satu ojek online agar korban tidak waspada.

“Setelah menjambret, agar korban tidak mengejar ditakuti oleh senpi mainan. Kalau saat malam terlihat senpi itu asli, pelaku diketahui dua orang. Korban sudah diperiksa, pelaku berinisial I dan J berusia 20 tahunan,” ungkapnya saat dikonfirmasi pada Kamis (19/7/18) sore.

Agah melanjutkan, pelaku mengakui sudah enam kali melakukan aksinya di Kota Bogor, saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan.

“Kami lakukan pemeriksaan secara maraton dan segera akan melakukan ekspose perihal jambret ini,” tambahnya.

Sebelumnya para pengendara motor yang melintasi seputar KRB dikejutkan dengan dua kejadian jambret bersenpi satu menimpah salah satu Rizky (38) korban di Jalan Djuanda depan Hotel Salak dan ada tiga jurnalis yang nyaris jadi korban aksi jambret dua pemuda yang mengendarai sepeda motor di kawasan Sempur Jalan Jalak Harupat, Kota Bogor. Selain itu ada juga pegawai J.CO Lippo Ekalokasari Plaza bernama Leli Fitrialoka (23) korban jambret di Jalan Pajajaran, Kecamatan Bogor Timur.

Diketahui korban bernama Rizky (38) hendak pulang usai menemani anaknya latihan musik di Gedung Kemuning Gading, Balai Kota Bogor. Ia kemudian memesan taksi daring karena taksi yang dia pesan berada di depan Kantor Samsat, ia menghampiri taksi daring bersama anaknya. Namun, Di tengah perjalanan tepat di antara Hotel Salak dan Kantor Samsat Kota Bogor dia dijembret pengendara sepeda motor.

Alhasil, sebuah telepon genggam yang sedang ia gunakan chating dengan driver taksi online berhasil dirampas penjambret. Saat korban mengejar pelaku, penumpang motor membalikkan badannya dan menodongkan pistol ke arahnya.

“Pelaku sempat mepet saya lalu jambret HP. Waktu itu saya sempat ngejar tapi karena seorang pelaku menodongkan pistol, saya berhenti. Akhirnya saya lapor polisi,” ungkap Rizky.

Sementara tiga wartawan dari media televisi dan online hendak pulang usai melakukan peliputan di Kantor KPU Jalan Loader Rabu (18/7) sekitar pukul 01: 00 WIB. Mereka pulang dengan mengendarai sepeda motor masing-masing. Saat melintasi Jalan Jalak Harupat tepat di kawasan Sempur ada pengendara sepeda motor matik membonceng seorang penumpang melaju melawan arus.

“Waktu itu motor saya dengan teman jalan berdampingan. Tiba-tiba pengendara motor itu melintas di tengah kami,” ungkap Denis salah satu wartawan media online.

Ia melanjutkan, seseorang yang ada di motor tersebut kemudian berteriak dan menepikan kendaraannya di bahu jalan.

“Dipikir ada apa, kami bertiga juga ikut berhenti. Jarak kami dengan mereka sekitar 40 meteran. Seorang penumpang turun dan membuka jaket dan terlihat hendak mengeluarkan benda seperti senjata tajam dari balik lengan jaket pemuda itu. Ciri-ciri kedua orang itu tidak kelihatan karena gelap. Waktu itu juga situasinya sepi,” tuturnya.

Khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan, ia dan kedua temannya yang merupakan wartawan televisi langsung pergi meninggalkan dua orang tersebut.

Kejadian penjambretan lainnya, menimpa menimpa Leli Fitrialoka (23) pegawai J.CO Lippo Ekalokasari Plaza juga menjadi korban jambret berpistol pada Rabu (18/7) sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu korban menunggu jemputan di tepian Jalan Raya Pajajaran, Kecamatan Bogor Timur, Leli dihampiri dua orang menggunakan motor Yamaha Byson beratribut ojek online. Kemudian dua pelaku itu merampas handphone milik Leli.

“Dia coba ngambil HP saya. Tapi masih saya pegang, sampe nyeret-nyeret saya,” ungkapnya kepada awak media.

Ketika hendak mempertahankan barang miliknya, pelaku yang dibonceng menodongkan pistol ke arah Leli.

Kemudian pelaku yang membawa motor menunjukkan sebilah pisau di dalam jaketnya. Tak lama kemudian Leli diselamatkan oleh pengendara mobil kijang yang kemudian menyerempet motor jambret berplat nomor F 5152 DN. Alhasil pelaku dikepung oleh warga dan sempat menjadi bulan-bulanan warga. Kemudian datang aparat kepolisian dan pelaku diamankan oleh anggota polisi.

Tak selesai dari situ, motor pelaku yang tergeletak di pinggir jalan menjadi bulan-bulanan warga. Setelah dilempari batu, sepeda motor berwarna hitam itu lantas digulingkan beberapa meter ke arah Lippo Plaza Ekalokasari hingga akhirnya ringsek tak berbentuk.