NASA menggunakan teknologi terbaru untuk mendokumentasikan misi bulan: Okezone techno

NASA menggunakan teknologi terbaru untuk mendokumentasikan misi bulan: Okezone techno

NASA Dia dilaporkan telah meminta bantuan dari pihak ketiga untuk mendokumentasikan perjalanannya ke bulan dalam misi Artemis pada tahun 2024. Mereka ingin menggunakan teknologi baru seperti kamera bidang pandang 360 derajat, realitas virtual, dan kompresi gambar lanjutan untuk meningkatkan kualitas dokumentasi gambar. NASA mengklaim membutuhkan dokumentasi yang jauh lebih baik daripada standar TV NASA.

“Kami ingin membuat Apollo terkesan dengan generasi baru, generasi Artemis,” kata administrator NASA. Sama seperti orang-orang yang terfokus pada televisi 50 tahun yang lalu ketika astronot mengambil langkah pertama mereka di bulan. Kami ingin membawa orang-orang ke era baru eksplorasi ini. Jim Bridenstine, seperti dikutip dari Fox NewsMinggu (11/8/2020).

Baca juga: NASA menemukan air di permukaan bulan

Bulan.  (Foto: Nicholas Thomas / Unsplash)

Badan antariksa sedang mencari mitra dari penyiar, studio, industri, penerbangan, akademisi, dan organisasi nirlaba untuk rencana dokumentasi ini.

Bulan lalu, NASA menghabiskan $ 370 juta untuk 14 perusahaan Amerika untuk membangun sistem komunikasi LTE / 4G pertama di luar angkasa.

Program Artemis bertujuan untuk mendaratkan astronot Amerika di bulan pada tahun 2024. Kemudian menciptakan keberadaan manusia yang berkelanjutan di satelit alami Bumi.

Baca juga: Siapkan 4G LTE, NASA berencana mengirim astronot ke bulan pada 2024

(Milik)

READ  NASA Deteksi Efek Aneh dari Gerhana di World Mars : Okezone techno

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

MEDIABOGOR.COM AMAZON, DAS AMAZON-LOGO, AMAZONSUPPLY UND DAS AMAZONSUPPLY-LOGO SIND MARKEN VON AMAZON.COM, INC. ODER SEINE MITGLIEDER. Als AMAZON ASSOCIATE VERDIENEN WIR VERBUNDENE KOMMISSIONEN FÜR FÖRDERBARE KÄUFE. DANKE, AMAZON, DASS SIE UNS UNTERSTÜTZT HABEN, UNSERE WEBSITE-GEBÜHREN ZU ZAHLEN! ALLE PRODUKTBILDER SIND EIGENTUM VON AMAZON.COM UND SEINEN VERKÄUFERN.
Media Bogor