NASA siap mengungkap karbon rahasia di asteroid Benno: Okezone techno

NASA Pesawat itu dikatakan siap untuk pendaratan pesawat ruang angkasa Asteroid Benno Untuk mengungkap rahasia batu luar angkasa misterius. Ini muncul setelah beberapa hasil penelitian membahas asteroid.

Beberapa penelitian yang diterbitkan dalam Science and Science Advances mengenai topik ini menunjukkan bahwa bahan organik yang mengandung karbon tersebar di permukaan asteroid. Ini termasuk area di mana pesawat luar angkasa OSIRIS-REx NASA akan mengambil sampel pertamanya yang dikenal sebagai Nightingale pada 20 Oktober.

Baca juga: NASA menyebut Bennu adalah asteroid yang terbuat dari puing-puing luar angkasa

“Kelimpahan bahan bantalan karbon adalah keberhasilan misi,” kata ketua peneliti Dante Loretta dari Universitas Arizona. “Kami optimis tentang mengumpulkan sampel dan mengembalikannya dengan bahan organik. Ini adalah tujuan utama misi Osiris Rex.” Fox NewsRabu (14/10/2020).

Peneliti mengungkapkan bahwa pada masa-masa awal Tata Surya, ketika planet terbentuk, puing-puing beterbangan di angkasa, dan sebagian besar tidak menjadi planet atau bulan akhirnya menjadi bagian dari sabuk asteroid.

Kemudian formasi unik Benno sepertinya memperkuat argumen tentang panspermia, yaitu gagasan bahwa asteroid membantu bahan-bahan penting bagi kehidupan.

“Saat bermigrasi dari sabuk asteroid utama ke orbit penyeberangan Bumi, Bennu adalah contoh bagaimana materi dikirim dari Tata Surya,” kata rekan penulis penelitian Amy Simon dalam wawancara dengan Space.com.

Baca juga: Peneliti akan mendarat di asteroid Benno untuk mengungkap partikel lepas

Menurut artikel di situs NASA, panspermia adalah hipotesis bahwa kehidupan di Bumi muncul dari mikroorganisme di luar angkasa yang secara tidak sengaja diangkut oleh makhluk seperti debu luar angkasa, meteroid, dan asteroid.

Sebuah studi tahun 2018 menggambarkan implikasi bahwa benda mirip komet dapat membawa kehidupan mikroba selama ribuan tahun cahaya.

READ  Para astronom dikejutkan oleh asteroid yang melacak Mars

NASA mengatakan para peneliti juga menemukan karbonat di Benno, yang meningkatkan keyakinan bahwa asteroid mungkin memiliki sistem hidrotermal yang luas di mana air dapat berinteraksi dan mengubah batuan di tubuh induk Benno.

Setelah ditunda karena epidemi Coronavirus (Covid-19), NASA menyatakan Osiris Rex akan menguji asteroid tersebut pada 20 Oktober, dengan dukungan yang jauh dari rencana semula pada 25 Agustus.

Baca juga: NASA menyebarkan pesawat ruang angkasa untuk mendarat di asteroid Bennu

Written By
More from Hamal Hamid

Saat menjual Citos, Jiwasraya mendapat 2,1 ton untuk membayar polis tradisional dan tabungan

Klarifikasi. Warga melintas di depan kantor pusat PT Asuransi Jiwasraya di Jakarta,...
Read More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *