Omikron. Pemerintah sedang mempertimbangkan untuk menambah masa karantina menjadi 14 hari

Omikron.  Pemerintah sedang mempertimbangkan untuk menambah masa karantina menjadi 14 hari

TEMPO.CODan JakartaMenteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjetan mengatakan pemerintah sedang mengkaji kemungkinan penambahan masa karantina dari 10 hari menjadi 14 hari untuk kedatangan internasional. Peninjauan tersebut dilakukan setelah ditemukannya infeksi varian novel coronavirus baru-baru ini, B.1.1.529, atau dikenal sebagai Omicron, di Indonesia.

“Pemerintah serius mempertimbangkan untuk menambah masa karantina menjadi 14 hari jika kasus varian omicron menyebar,” kata Luhut dalam konferensi pers, Senin, 20 Desember 2021.

Luhut juga mengimbau masyarakat untuk tidak bepergian ke luar negeri. “Kami terus mengimbau masyarakat untuk tidak bepergian ke luar negeri jika tidak mendesak karena bahaya Omicron,” kata Luhut.

Pemerintah sangat prihatin bahwa orang dari luar negeri akan memiliki kemampuan untuk membawa varian virus baru ke Indonesia

Sejauh ini, pemerintah telah mendeteksi tiga kasus terkonfirmasi varian Omicron. Pasien pertama adalah petugas kebersihan yang bekerja di pusat karantina Wisma Atlet di Kemayoran, yang terpapar virus dari seorang warga negara Nigeria yang dikarantina di fasilitas tersebut.

Dua kasus lainnya adalah pelancong dari Amerika Selatan dan Inggris. Keduanya juga menjalani karantina di Wisma Atlet.

dewi norita

READ  Bestes Led Strip 3M Getestet und qualifiziert

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

MEDIABOGOR.COM AMAZON, DAS AMAZON-LOGO, AMAZONSUPPLY UND DAS AMAZONSUPPLY-LOGO SIND MARKEN VON AMAZON.COM, INC. ODER SEINE MITGLIEDER. Als AMAZON ASSOCIATE VERDIENEN WIR VERBUNDENE KOMMISSIONEN FÜR FÖRDERBARE KÄUFE. DANKE, AMAZON, DASS SIE UNS UNTERSTÜTZT HABEN, UNSERE WEBSITE-GEBÜHREN ZU ZAHLEN! ALLE PRODUKTBILDER SIND EIGENTUM VON AMAZON.COM UND SEINEN VERKÄUFERN.
Media Bogor