Pengampunan Raja Thailand ke Eks Selir Demi Temani Dirinya di Jerman

Bangkok

Eks selir Raja Thailand, Maha Vajiralongkorn memperoleh ampunan dari sang raja usai sempat dicabut gelarnya karena dianggap tak setia. Mantan selir itu kemudian diterbangkan ke Jerman untuk bergabung dengan sang Raja yang tengah mengisolasi diri selama pandemi virus Corona (COVID-19).

Seperti dilansir New York Write-up dan The Scottish Sunlight, Rabu (2/9/2020), kabar pengampunan Raja Vajiralongkorn untuk mantan selirnya yang bernama Sineenat Wongvajirapakdi (35) diberitakan oleh surat kabar terkemuka Jerman, Bild.

Diketahui bahwa Sineenat yang merupakan mantan pengawal Raja Thailand dan berpangkat Mayor Jenderal ini dianugerahi gelar “Chao Khun Phra”, artinya Selir Kerajaan pada Juli 2019 lalu, saat ulang tahun Raja Vajiralongkorn ke-67.

Momen itu menjadi yang pertama kali selama nyaris 90 tahun di Thailand saat seorang selir Raja diakui secara resmi. Sineenat yang dikenal dengan nama panggilannya Koi dinobatkan sebagai Selir Kerajaan di hadapan Raja Vajiralongkorn dan Ratu Suthida.

Kendati demikian, tiga bulan kemudian, tepatnya pada Oktober 2019, Sineenat dicabut dari seluruh gelar kerajaan dan militer yang disandangnya. Saat itu, pihak Istana Kerajaan Thailand mengumumkan bahwa gelar ‘Chao Khun Phra’ atau Selir Kerjaan dicabut dari Sineenat karena dia “tidak setia pada Raja” serta “bertindak menentang penunjukan Ratu (Suthida) … demi ambisinya sendiri”.

Selanjutnya, dia dilaporkan dijebloskan ke dalam penjara, tepatnya di penjara Bang Kwang yang memiliki keamanan maksimum dan diawasi dengan CCTV.

Dalam laporannya pada Senin (31/8) waktu setempat, Bild menyebut Sineenat diampuni dan dibebaskan dari penjara oleh Raja Vajiralongkorn. Setelah bebas, Sineenat kemudian diterbangkan dengan pesawat Boeing 737 milik sang Raja menuju ke Jerman.

READ  Apakah Memakai Kacamata Bisa Menurunkan Risiko Covid-19? Halaman all
Written By
More from Abbud Saeed

Ayah Pembunuh Romina Ashrafi Dipenjara 9 Tahun, Istri Pelaku Minta Hukuman Mati Halaman all

TEHERAN, KOMPAS.com – Ayah Romina Ashrafi yang membunuh putrinya saat tidur, dijatuhi...
Read More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *