Penundaan CIQS Kalabakan akan merugikan ekonomi Sabah, kata Bung Moktar

Penundaan CIQS Kalabakan akan merugikan ekonomi Sabah, kata Bung Moktar

Bung Moktar berbicara dalam acara Umno Labuan di Labuan pada 7 Februari 2022. — Bernama photo

KALABAKAN (28 Maret): Keputusan untuk menunda pembangunan kompleks Bea Cukai, Imigrasi, Karantina, dan Keamanan (CIQS) senilai RM600 juta di Serudong di sini akan merugikan perekonomian Sabah dengan perkembangan Nusantara di Kalimantan Timur sebagai ibu kota baru Indonesia.

Wakil Ketua Menteri Sabah Datuk Seri Bung Moktar Radin mengatakan negara bagian, terutama pantai timurnya akan menikmati manfaat ekonomi tertentu dari pembangunan, tetapi akan membutuhkan infrastruktur dasar tertentu, termasuk CIQS dan Jalan Raya Trans-Borneo, yang menghubungkan Sabah dengan Kalimantan, sudah siap. .

Untuk itu, dia mengimbau pemerintah federal untuk mencabut penundaan tersebut karena CIQS Kalabakan akan menjadi salah satu pintu masuk utama antara Sabah dan Kalimantan, yang akan memberikan peluang bagi penduduk setempat untuk meraup keuntungan ekonomi.

“Sabah sudah terlalu lama tertinggal secara ekonomi dan meskipun kita berkontribusi besar, ketika ada proyek bagus diumumkan, pemerintah menunda pelaksanaannya dengan alasan tidak ada alokasi.

“Alasan ini tidak dapat diterima karena CIQS akan membantu meningkatkan perekonomian Sabah dengan pemindahan ibu kota Indonesia ke Kalimantan … (penundaan) ini sangat mengejutkan karena telah dimulai dan berjalan dengan lancar,” katanya dalam sebuah pernyataan tadi malam.

Bung Moktar mengatakan jika penundaan itu terus berlanjut maka Sabah akan terus tertinggal terutama dari segi ekonominya meskipun ada peluang untuk mengembangkan ekonominya.

Rabu lalu (23 Maret) Menteri Pekerjaan Senior Datuk Seri Fadillah Yusof dalam jawaban tertulis di DPR mengatakan bahwa CIQS Kalalabakan ditunda karena kurangnya alokasi dari Kementerian Keuangan. Ia sedang menjawab pertanyaan Ma’mun Sulaiman (Warisan-Kalabakan). — Bernama






READ  Hari-hari tergelap di depan: Jumlah kematian meningkat di Indonesia karena fasilitas kesehatan runtuh - Nasional

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

MEDIABOGOR.COM AMAZON, DAS AMAZON-LOGO, AMAZONSUPPLY UND DAS AMAZONSUPPLY-LOGO SIND MARKEN VON AMAZON.COM, INC. ODER SEINE MITGLIEDER. Als AMAZON ASSOCIATE VERDIENEN WIR VERBUNDENE KOMMISSIONEN FÜR FÖRDERBARE KÄUFE. DANKE, AMAZON, DASS SIE UNS UNTERSTÜTZT HABEN, UNSERE WEBSITE-GEBÜHREN ZU ZAHLEN! ALLE PRODUKTBILDER SIND EIGENTUM VON AMAZON.COM UND SEINEN VERKÄUFERN.
Media Bogor