Peringati 10 Muharam Lapas Kelas II A Paledang Bogor Gelar Lomba MTQ Antar Aparat Penegak Hukum

mediabogor.com, Bogor – Memperingati 10 Muharam Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Paledang Bogor menggelar Lomba MTQ antar aparat penegak hukum se-Kota Bogor di Aula Graha Saharjo Lapas Kelas II A Paledang Bogor, Selasa (10/09/19). Yang mengikuti lomba MTQ tersebut adalah Pemda, Lain kelas II A Paledang, Polresta Bogor Kota, Kodim, Korem, Denpom, Zeni, Yonif 315, Ini dan Bapas

Kepala Lapas Kelas II A Paledang, Teguh Wibowo mengatakan, melalui lomba MTQ ini, aparat penegak hukum dan Forkopimda menjadi sosok generasi qur’ani yang amanah. Selain itu, Lomba MTQ juga untuk menjalin silaturahmi antar aparat penegak hukum. “Kita juga mencari bibit-bibit yang ada di aparat penegak hukum. Dengan di gelarnya lomba MTQ ini, semoga aparat penegak hukum dalam menjalankan fungsinya bisa amanah, dengan berpondasi pada al-qur’an,” harapnya.

Ia melanjutkan, kedepan pihaknya akan menggelar lomba MTQ antar warga binaan se-Kota Bogor, dengan demikian bisa memberi motivasi warga binaan untuk bisa lebih baik lagi kedepannya. “Selain itu, di momen 10 Muharam ini pihaknya juga memberikan kepada 10 anak yatim piatu. Diharapkan pada momen ini, anak-anak yatim bisa turut merasakan kebagiaan,” katanya.

Sementara itu, Sekda Kota Bogor Ade Sarip Hidayat mengungkapkan, dirinya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Pertama sebagai ajang silaturahim dan tukar pikiran tentang bagaimana penegakan hukum di Kota Bogor. Tetapi yang lebih menarik dari kegiatan ini adalah silaturahim dilakukan dalam bentuk lomba MTQ. Padahal seperti yang diketahui MTQ ini biasanya dilakukan untuk kepentingan para santri dan diselenggarakan oleh Kementerian Agama.

“Jadi menurut kami kegiatan ini sangat menarik dan diharapkan misinya membuat aparat penegak hukum yang qur’ani seperti yang diharapkan Kalapas Paledang,” ujar Ade.

Ade juga menuturkan, kalau memang hidup kita mau benar tiada kata lain rujukan yang hebat itu adalah Qur’an. Terutama bagi orang-orang yang bertaqwa maka pedoman hidup itu adalah Al-Qur’an. “Saya menaruh harapan agar Al Qur’an tidak hanya sekedar dibaca tetapi dipahami dan menjadi referensi dalam melaksanakan hidup yang sangat sebentar ini,” ungkapnya

Ade berharap semoga kegiatan ini tidak hanya dilakukan tahun ini tetapi bisa terus berlanjut. “Jika tahun ini penggagasnya di Lapas Paledang kami berharap tahun depan bisa dilaksanakan di Polres, di Pemda atau di Kodim dan Korem. Pemerintah Kota Bogor akan sangat mendukung kegiatan ini,” pungkasnya. (*/Nick)