Yerica Lai (The Jakarta Post)
PREMIUM
Jakarta ●
Jum, 10 Juni 2022
Setelah kebuntuan selama berbulan-bulan, penyelenggara pemilu, pemerintah dan anggota parlemen akhirnya mencapai kesepakatan untuk mengadakan musim kampanye 75 hari untuk pemilihan umum 2024, menyetujui peraturan yang sangat ditunggu-tunggu yang menetapkan seluruh jadwal pemilihan.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan pembuat kebijakan sepakat pada Februari untuk mengadakan pemilihan presiden berikutnya dan pemilihan pada Februari. 14 Januari 2024, mengakhiri bulan-bulan perdebatan tentang jadwal pemilihan. Namun ketidaksepakatan tentang jangka waktu kampanye dan anggaran pemilu yang tepat masih tetap ada. Hal itu menambah putaran pembahasan dan menunda terbitnya Peraturan KPU (PKPU) yang menjadi dasar hukum tahapan pemilu yang akan dimulai pekan depan.
Selama beberapa minggu terakhir, para komisioner KPU yang baru terpilih melakukan hiruk-pikuk lobi, termasuk kepada Presiden Joko “Jokowi” Wido dan Ketua DPR Puan Maharani, untuk mempersempit perbedaan dan menghindari perdebatan berkepanjangan selama musyawarah akhir. Mereka juga melakukan kunjungan ke Mahkamah Agung, Panglima TNI dan Polri.
untuk Membaca Cerita Lengkap
BERLANGGANAN SEKARANG
Mulai dari Rp 55.500/bulan
- Akses tak terbatas ke konten web dan aplikasi kami
- e-Post surat kabar digital harian
- Tidak ada iklan, tidak ada interupsi
- Akses istimewa ke acara dan program kami
- Berlangganan buletin kami
Atau biarkan Google mengelola langganan Anda
“Zombie fanatik. Twitter nerd. Pemecah masalah. Penginjil budaya pop. Pakar media sosial yang khas.”