PLN meluncurkan aplikasi seluler PLN baru, dan layanan ini dapat diakses di semua halaman

KOMPAS.com Sejumlah perusahaan telah mengembangkan aplikasi yang memberikan kemudahan informasi kepada pelanggannya, termasuk PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Salah satu aplikasi yang diluncurkan baru-baru ini adalah aplikasi Layanan Pelanggan Ponsel PLN Baru. Aplikasi terbaru ini menghadirkan fitur dan tampilan baru.

“Ini bagian dari upaya kami untuk memberikan layanan pelanggan yang lebih baik. Ini bukan hanya aplikasi,” kata Wakil Direktur PLN Darmawan Prasodjo. Dengan PLN Mobile baru ini, kami ingin menghadirkan pengalaman dan kenyamanan baru kepada pelanggan. Kompas.com, Kamis (24/12/2020).

Darmawan menjelaskan ada beberapa fitur utama dari aplikasi baru PLN Seluler.

Fitur-fiturnya adalah:

1. Beli token untuk pelanggan prabayar

2. Membayar tagihan listrik ke pelanggan pascabayar

3. Pantau penggunaan listrik dan beli token

4. Minta layanan perubahan energi

5. Swadaya mencatat nomor penghitung (Swacam)

6. Layanan pengaduan pelanggan.

Ia mengatakan, “PLN Mobile juga hadir untuk memfasilitasi transaksi pembayaran tagihan dan pembelian kode listrik bekerjasama dengan banyak bank dan perusahaan keuangan.”

Baca juga: Sibuk soal stimulus listrik untuk PLN 450 dan 900VA yang menyerukan selesai pada Desember 2020, benarkah?

Terkait laporan pelanggan, lanjut Darmawan, masyarakat akan mengetahui kemajuan yang dicapai dalam menyelesaikan masalah tersebut.

Selain itu, aplikasi ini juga menggunakan teknologi geospasial yang dapat memberikan informasi tentang wilayah terdekat dengan tempat tinggal Anda.

“Sehingga posisi masing-masing pelanggan dapat diketahui, dan informasi yang sangat mereka butuhkan dapat dikelola dengan tepat,” kata Darmawan.

Daftar di aplikasi

Cari Compass.comDan Aplikasi PLN Seluler Ini dapat diunduh di ponsel pintar Android dan iOS.

Setelah mengunduh dan mendapatkan akun, pengguna bisa memanfaatkan berbagai fitur yang tersedia.

READ  6 metode Tol Jabodetabek baru siap dioperasikan pada akhir tahun 2020

Pada halaman utama akan terdapat berbagai pilihan menu, seperti kode dan tagihan, perubahan daya, penghitung registri, dan pengaduan.

Selain itu, pengguna dapat menambahkan ID pelanggan atau nomor meteran mereka sendiri dengan memilih menu “Tambahkan IDPel / Tanpa Meter”.

Setelah menambahkan ID pelanggan atau nomor loket Anda, klik “verifikasi” dan informasi mengenai nama konsumen, tarif, daya dan alamat akan muncul di titik lokasi.

Sedangkan mengenai daftar pengaduan akan tersedia berbagai pilihan yang menampilkan berbagai informasi, termasuk informasi terkait pemadaman listrik di sekitar tempat tinggal.

Informasi tentang pemadaman listrik tentang properti atau nomor ID pelanggan / nomor meteran yang ditambahkan oleh pengguna juga dapat dilihat melalui aplikasi.

Notifikasi akan muncul sebagai ikon lonceng di beranda aplikasi. Informasi cut off berlaku untuk wilayah Jawa, Madura, dan Bali.

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo
Infografis: Cara Mendapatkan Ikon Listrik Gratis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *