Pos Indonesia tingkatkan distribusi subsidi upah

Pos Indonesia tingkatkan distribusi subsidi upah

Jakarta (ANTARA) – Badan Usaha Milik Negara PT Pos Indonesia (Persero) mempercepat penyaluran bantuan subsidi upah (BSU) bagi 3,6 juta tenaga kerja yang tercatat tersebar di seluruh Indonesia.

BSU telah didistribusikan secara serentak di seluruh Kantor Pos di Indonesia sejak 2 November 2022, kata Direktur Bisnis Jasa Keuangan PT Pos Indonesia Haris dalam keterangannya, Jumat.

“Karena ini program nasional, program besar, kami terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait. Kami melakukan evaluasi harian, vidcon (video conference) dengan petugas lapangan untuk melihat perkembangan distribusi ini,” katanya.

Solusi terbaik atas permasalahan yang ditemui di lapangan akan dicarikan agar penyaluran bantuan subsidi upah dapat berhasil, seperti penyaluran bantuan sebelumnya, tambahnya.

Pendistribusian BSU menjadi tantangan tersendiri bagi PT Pos Indonesia karena keterbatasan data penerima, ujarnya.

Untuk itu, perusahaan berkoordinasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Tenaga Kerja (BPJS Ketenagakerjaan), dan penanggung jawab (PIC) di perusahaan tempat penerima BSU bekerja untuk memverifikasi kota/lokasi masing-masing penerima dan pekerjaannya. status.

Selama ini PT Pos Indonesia gencar melakukan sosialisasi kepada penerima BSU untuk verifikasi apakah sudah masuk daftar penerima BSU. Informasi ini dapat diakses di situs web bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id dan bsu.kemnaker.go.id.

Setelah dinyatakan sebagai penerima subsidi upah, pekerja dapat mengecek apakah telah terdaftar sebagai penerima BSU di Pos Indonesia.

Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan nomor kartu identitas elektronik (e-KTP) mereka (NIK) melalui aplikasi Pospay PT Pos.

Sementara untuk seluruh penerima BSU sudah dibuatkan rekening bersama, Pos Indonesia memfasilitasi proses pencairan dana BSU, kata Haris.

Dengan demikian, PT Pos akan menyesuaikan lokasi pembayaran dengan masing-masing perusahaan.

Jika jumlah tenaga kerja penerima BSU cukup dalam satu perusahaan (minimal 20 orang), maka PT Pos Indonesia akan mengirimkannya langsung ke perusahaan tersebut.

READ  Komnas HAM bahas pembicaraan damai Papua dengan komisaris HAM PBB

Sedangkan untuk memperlancar pendistribusian BSU dan mempermudah pekerja, Kantor Pos memperpanjang waktu pelayanan dari Senin hingga Sabtu hingga Senin hingga Minggu hingga pukul 20.00 waktu setempat.

“Pendistribusian BSU ditargetkan selesai pada akhir November 2022,” kata Kepala Gugus Tugas Bantuan Sosial PPT Pos Indonesia (Persero), Hendrasari.

“Kami optimis bisa selesai lebih cepat dalam dua atau tiga minggu. PT Pos akan mengintensifkan publikasi pencairan BSU di Kantor Pos,” tambahnya.

Pemerintah telah menetapkan BSU sebesar Rp600 ribu bagi pekerja yang memperoleh upah maksimal Rp3,5 juta per bulan dengan syarat telah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan per Juli 2022.

Berita Terkait: BPJAMSOSTEK mengirimkan data 15,6 juta pekerja yang memenuhi syarat untuk BSU
Berita Terkait: Lebih dari 8,4 juta pekerja diberikan subsidi upah: menteri

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

MEDIABOGOR.COM AMAZON, DAS AMAZON-LOGO, AMAZONSUPPLY UND DAS AMAZONSUPPLY-LOGO SIND MARKEN VON AMAZON.COM, INC. ODER SEINE MITGLIEDER. Als AMAZON ASSOCIATE VERDIENEN WIR VERBUNDENE KOMMISSIONEN FÜR FÖRDERBARE KÄUFE. DANKE, AMAZON, DASS SIE UNS UNTERSTÜTZT HABEN, UNSERE WEBSITE-GEBÜHREN ZU ZAHLEN! ALLE PRODUKTBILDER SIND EIGENTUM VON AMAZON.COM UND SEINEN VERKÄUFERN.
Media Bogor