Rawan Kecelakaan, Warga Minta Pemerintah Renovasi Jembatan Ledeng

mediabogor.com, Bogor – Suara getaran papan yang bergetar terdengar keras saat kendaraan roda dua melintas di atas Jembatan Ledeng yang berada di RT 01/11, Kelurahan Gunung Batu, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

Jembatan ini, setiap harinya digunakan warga sebagai jalur alternatif yang menghubungkan Pasar Gunung Batu, Bogor Barat menuju Jalan Perintis dengan melintasi Kota Paris, Kebon Kelapa, Bogor Tengah.

Dilihat dari kondisinya, kerangka besi jembatan ini terlihat sudah berkarat dan keropos. Alas lantai jembatan mengunakan papan yang beberapa diantaranya sudah lapuk dan berlubang.

Ujang Suwardi (73), salah seorang warga setempat mengatakan, jembatan ini, dibangun tahun 1918. Pemerintah pernah memperbaiki karena pipa yang ada di jembatan sudah rusak dan longgar. Namun itupun sekitar tahun 2000-an. Setelah itu, belum ada perbaikan lagi.

“Mengkhawatirkannya karena banyak pengendara motor yang terjatuh karena ban motornya terselip papan yang sudah lapuk dan berlubang. Itu jelas mengancam pengguna jalan yang setiap harinya melintasi jembatan tersebut, mulai dari pengendara motor hingga pejalan kaki,” ungkapnya, Kamis (14/3/19).

Pada tahun 2004, kisahnya, seorang wanita pernah terjatuh ke bawah jembatan dan meninggal karena bersandar pada besi penghalang yang sudah keropos.

Dia berharap, jembatan tersebut segera diperbaiki. Selama ini, untuk perbaikan jembatan berasal dari swadaya masyarakat. Karena jembatan ini disering digunakan warga sebagai jalan pintas dan untuk menghindari kemacetan.

“Tiap tahun pasti ada aja papan yang rusak dan harus di ganti oleh papan baru. Karena itu, saya berharap semoga jembatan bisa segera diperbaiki. Karena kalau harus lewat jalan raya, itu muter. Jauh lagi jadinya. Memang agak takut ketika melintas karena jembatan sudah goyang. Namun, gimana lagi. Cuma ini jembatan penghubungnya,” tandasnya.

Terpisah, Camat Bogor Barat, Pupung W Purnama mengaku sejak tahun lalu pihaknya sudah mengusulkan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) agar dinas terkait mau memperbaiki. Perihal itu juga yang disampaikan sebagai prioritas Kecamatan Bogor Barat dalam musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) beberapa waktu lalu.

“Infonya hasil usulan musrenbang kami sudah masuk dalam rencana pembangunan tahun depan di dinas terkait,” pungkasnya. (*/Nick)