mediabogor.com, Myanmar – Apa yang dilakukan oleh dua orang biksu Myanmar ini patut dicontoh, terlepas dengan apa yang telah mereka perbuat. Sebelumnya mereka sangat anti Islam, tiba-tiba memilih jadi muallaf. Kisah berawal saat puluhan biksu menyerang penduduk di Rakhine, Myanmar.

Seperti dikutip dari Aljazeera, mereka menyerang muslim Rohingya dan membakar rumah serta mesjid pada Rabu kemarin. Lalu pada Kamis, dua orang biksu ditugaskan untuk memata-matai daerah yang sebelumnya dibumihanguskan tersebut.

Baca juga : BIKSU WIRATHU:MUSLIM ROHINGNYA ADALAH ANJING GILA

Tapi keduanya sangat terkejut. Saat memeriksa reruntuhan mesjid, mereka mendapati lemari yang berisi Alquran masih utuh. Seperti tak tersentuh jilatan api. Padahal sekelilingnya sudah menjadi abu. Kedua biksu yang namanya masih dirahasiakan karena takut menjadi sasaran amuk biksu lainnya ini langsung mencari warga muslim yang tersisa.

Mereka memeluk seorang tokoh agama Islam dan menyatakan diri menjadi muallaf. Penduduk yang mendengar kisah mereka langsung mengucap takbir. Kedua biksu itu pun langsung ikut shalat Ashar berjamaah di sebuah mesjid yang masih tersisa di Myanmar.

“Ternyata ajaran Islam lebih welas asih dari apa yang selama ini kami ketahui. Kami temukan kedamaian yang nyata di sini,” ungkap salah seorang biksu usai melaksanakan shalat.

Baca juga : BIKSU MYANMAR ANCAM INDONESIA JIKA PATUNG DEWA PERANGNYA TIDAK DIJAGA

 

(sumber:aljazeera)