Setelah menteri pertahanan dipecat, Trump menunjuk loyalis Pentagon

Jakarta, CNN Indonesia –

Presiden Amerika SerikatDan Donald TrumpDia menunjuk sejumlah loyalisnya di Kementerian Pertahanan (Segi lima), Setelah memecat Menteri Pertahanan Mark Esper.

Seperti yang telah disebutkan Kantor beritaRabu (11/11), mantan sumber TV termasuk di antara loyalis Trump yang ditunjuk ke Pentagon. Fox NewsAnthony Tata.

Situasi ini membuat pejabat Pentagon di daerah pemilihan sipil dan militer bertanya-tanya siapa yang akan diganti. Mereka juga khawatir akan dideportasi atau dipindahkan jika dianggap tidak cukup loyal kepada Trump.


Di satu sisi, perombakan pejabat Pentagon tampaknya menyeret pihak militer yang tidak berpolitik ke pusaran kontroversi pasca pemilihan presiden AS. Selain itu, hal ini juga dinilai dapat membuat transisi pemerintahan tidak berjalan mulus.

Setelah Esper dipecat, Trump menunjuk direktur National Counterterrorism Center, Christopher Miller, sebagai penggantinya.

Kemudian sejumlah anak buah Esper mengumumkan pengunduran dirinya. Wakil Menteri Pertahanan AS untuk Urusan Politik, James Anderson, memutuskan mundur dari jabatannya pada Selasa pagi (11/10) waktu setempat.

Ia segera digantikan oleh Tata, seorang pensiunan brigadir jenderal Angkatan Darat AS.

Namun, Tata tidak akan menjabat sebagai penjabat Menteri Pertahanan AS, dan akan terus memegang posisi yang ditinggalkan Anderson. Tata adalah pensiunan jenderal yang dikenal setia kepada Trump.

Namun, dia bukan kandidat yang akan dipertimbangkan Kongres, karena dua tahun lalu dia men-tweet bahwa Islam adalah agama yang paling represif dan penuh kekerasan.

Ia bahkan sempat mengkritik Presiden Barack Obama sebagai pemimpin teroris. Namun, lelucon itu kemudian dihapus.

Pejabat Pentagon yang mengundurkan diri bersama Anderson adalah Wakil Menteri Pertahanan untuk Intelijen, Wakil Laksamana (pensiunan) Joseph Kiernan.

READ  Deretan artis Hollywood yang mengutuk ucapan Donald Trump karena dianggap enteng oleh Covid-19

Posisi Kiernan kemudian digantikan oleh Ezra Cohen-Watnik.

Kepala Staf Sekretaris Pertahanan AS, Jane Stewart, juga memutuskan mundur dan digantikan oleh bawahan Miller, Cash Patel.

Patel, Cohen, dan Watnick bekerja sama di Dewan Keamanan Nasional dan merupakan loyalis Trump. Patel kerap menemani Trump di babak final kampanye kepresidenan.

Selain itu, Patel adalah mantan Jaksa Agung untuk masalah keamanan nasional di Departemen Kehakiman AS. Ia juga menjabat sebagai pegawai khusus di Republican House of Representatives dari California, Devin Nunes, anggota dari House of Representatives Intelligence Committee AS.

Patil dikatakan terkait dengan upaya untuk mendiskreditkan hasil penyelidikan tim gabungan atas campur tangan Rusia dalam pemilihan presiden AS 2016.

Saat bertugas di Dewan Keamanan Nasional, Patil dikirim ke Suriah untuk merundingkan pembebasan dua warga Amerika, salah satunya adalah jurnalis Austin Tice, yang disandera.

Sedangkan Cohen-Watnick menjabat sebagai pegawai Gedung Putih.

Belum bisa dipastikan apakah perombakan kabinet ini akan berdampak pada pola kebijakan di Pentagon. Karena selama ini Pentagon yang terdiri dari departemen sipil dan militer menerapkan pola bisnis dengan rantai komando yang ketat.

(ayp / ayp)

[Gambas:Video CNN]


Written By
More from Abbud Saeed

Bali telah menjadi tujuan bulan madu nomor 1 di dunia

KOMPAS.com Ada kabar baik untuk pariwisata Indonesia Selama pandemi Covid-19. Laporan dari...
Read More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *