Teliti 35 Fosil Mastodon, Ilmuwan Temukan Migrasi Epik Hewan Purba

Bisnis.com, JAKARTA – Ada fenomena astronomi unik yang terjadi pada September tahun ini. Untuk pertama kalinya dalam tiga tahun, bulan purnama terjadi di awal bulan.

Dilansir dari Live Science, Rabu (9/2/2020), menurut NASA, bulan purnama akan mencapai fase puncaknya pada hari ini. Biasanya, bulan purnama September dikenal sebagai bulan panen, karena bulan purnama paling dekat dengan hari pertama musim gugur, yang dikenal sebagai titik balik musim gugur. Tapi tahun ini, titik balik musim gugur jatuh pada 22 September, menjadikan 1 Oktober sebagai bulan purnama sebagai bulan panen.

Ya, dengan kejadian unik ini, Oktober mendatang akan ada 2 bulan purnama, bahkan bulan biru yang langka akan bersinar di tanggal 31 Oktober.

Seperti halnya setiap bulan purnama, September akan melihat bulan purnama selama tiga hari berturut-turut. Bulan purnama kali ini muncul dari tanggal 31 Agustus hingga Kamis pagi, 3 September. Sedangkan bulan purnama terjadi saat matahari, Bumi, dan bulan membentuk garis, sehingga sisi bulan yang menghadap Bumi diterangi sepenuhnya oleh matahari.

Anda bisa melihat puncak bulan purnama sebenarnya di bulan September yang muncul pada pukul 8.12 malam dengan mata telanjang. Namun menurut NASA, teropong bisa membantu Anda memandangi dataran sabit yang halus sehingga pola abu-abu dan putih berubah menjadi kawah dan pegunungan besar.

“Sementara itu, teleskop dapat membantu Anda melihat gunung, lembah, dan retakan di permukaan bulan yang disebut rilles, yang terbentuk saat lahar yang pernah terisi cekungan mendingin dan menyusut,” kata NASA.

Para astronom juga bisa melihat pemandangan cerah Jupiter dan Saturnus. Jupiter berada pada titik terdekat dan paling terang pada tahun 2020 pada 14 Juli, sedangkan Saturnus berada pada titik terdekat dan paling terang pada 20 Juli. Ini disebut sebagai “oposisi”, karena planet ini terletak pada sisi berlawanan dari Bumi dengan Matahari .

READ  Beginilah Cara Ahli Geologi Mengumpulkan Lava Gunung Berapi Aktif

Meskipun planet-planet ini telah melewati jarak terdekat dan terangnya ke Bumi, mereka masih lebih terang dari biasanya. “Cari mereka di langit barat. Jika Anda memiliki teleskop, coba temukan empat bulan terang Jupiter: Ganymede, Callisto, Europa, dan Io. Teleskop juga dapat membantu Anda melihat cincin Saturnus yang diterangi dan beberapa bulan Saturnus, termasuk bulan terbesarnya, Titan, “kata NASA.

Sementara itu, NASA menyebutkan bulan yang muncul pada awal September memiliki nama lain yaitu corn moon bahkan bulan hantu kelaparan, yang mengacu pada Chinese Hungry Ghost Festival yang berlangsung pada hari ke-15 bulan ketujuh. Menurut NASA. Pada hari ini, hantu dan roh, termasuk nenek moyang, dipercaya mengunjungi makhluk hidup.

Konten Premium Masuk / Daftar

Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga yang terkena virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, bantu donasi sekarang! Klik disini untuk lebih jelasnya.

Written By
More from Emet

Setelah melepas saham Plaza Indonesia, inilah rekam jejak mertua Syahrini

Jakarta, CNBC Indonesia – Nama pengusaha nasional, Rosano Barrack, kembali hadir setelah...
Read More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *