Tuhan minta pemerintah menghormati kepentingan UNESCO di Taman Nasional Komodo

Tuhan minta pemerintah menghormati kepentingan UNESCO di Taman Nasional Komodo

TEMPO.CODan JakartaDirektur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Nusa Tenggara Timur, Ombo Wolang, meminta pemerintah menghormati kepentingan UNESCO dalam proyek pembangunan di Indonesia. Taman Nasional Komodo.

UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization) sebelumnya meminta agar proyek pengembangan pariwisata di pulau tersebut dihentikan karena kemungkinan akan mempengaruhi Outstanding Universal Value (OUV).

“Kami meminta pemerintah menghormati keputusan UNESCO, mengakui kesalahan dalam mengembangkan proyek pariwisata skala besar berbasis investor, dan membatalkan semua izin proyek wisata alam skala besar di Taman Nasional Komodo,” kata Wulang. waktu Pada hari Selasa 3 Agustus.

Dia mengatakan pemerintah harus fokus pada upaya terpadu dan berkelanjutan untuk melindungi ekosistem pulau dan memprioritaskan ekonomi hijau warga dalam mengembangkan daerah.

Tuhanku Dia mengaku senang dengan minat UNESCO dan menyatakan penghargaannya kepada Organisasi Dunia untuk Perlindungan Manusia dan Biosfer. Namun, Tuhan telah mendesak UNESCO untuk memantau secara ketat proyek-proyek pembangunan di Taman Nasional Komodo, yang masih berlangsung di Pulau Rinca.

Membaca: Sandiaga Ono berjanji proyek pariwisata di Pulau Komodo akan mengutamakan ekosistem

Francesca Christie Rosanna

READ  Diperkirakan akan menawarkan Apple iPhone 12 Mini

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

MEDIABOGOR.COM AMAZON, DAS AMAZON-LOGO, AMAZONSUPPLY UND DAS AMAZONSUPPLY-LOGO SIND MARKEN VON AMAZON.COM, INC. ODER SEINE MITGLIEDER. Als AMAZON ASSOCIATE VERDIENEN WIR VERBUNDENE KOMMISSIONEN FÜR FÖRDERBARE KÄUFE. DANKE, AMAZON, DASS SIE UNS UNTERSTÜTZT HABEN, UNSERE WEBSITE-GEBÜHREN ZU ZAHLEN! ALLE PRODUKTBILDER SIND EIGENTUM VON AMAZON.COM UND SEINEN VERKÄUFERN.
Media Bogor