Mediabogor.com, Bogor – Setelah Presiden Joko Widodo mengesahkan PP 18/2017 mengenai naiknya tunjangan serta fasilitas anggota legislatif. Kini di DPRD Kota Bogor, regulasi tersebut mulai diterapkan per 1 September 2017 kemarin.

Kepala Bagian Perencanaan Keungan dan Pelaporan Sekretariat DPRD Kota Bogor, Dadang Rachman mengatakan, dengan diterapkannya PP 18/2017, para ketua komisi dewan diberikan tunjangan transportasi Rp8,3 juta perbulan dengan catatan harus mengembalikan mobil dinas bila ingin mendapatkan dana tersebut.

“Anggaran tersebut termasuk paling kecil di Jawa Barat, karena dalam aturannya nominal tak boleh lebih besar daripada DPRD provinsi, yakni Rp13 juta perbulan. Kota Bogor sendiri sudah menentukan angka lebih awal sebab mengacu kepada katalog,” ujar Dadang kepada wartawan, Senin 9 Oktober 2017.

Sementara untuk pimpinan DPRD tidak mendapatkan tunjangan transportasi lantaran telah mendapat mobil dinas. “Hanya uang bensin saja, yakni Rp3 juta perbulan,” ucapnya.

Selain itu, para anggota dewan juga mendapat tunjangan komunikasi Rp14,7 juta setahun naik dari sebelumnya Rp6,3 juta. Untuk dana reses Rp2,1 juta perempat bulan hasil dikali tujuh dana representatif.

“Kalau pakaian adat sendiri satu stel Rp1 juta lebih. Soal besar kecilnya nominal dilihat dari kemampuan keuangan daerah, kebetulan Kota Bogor kemampuan keuangannya bagus,” katanya.

Sementara untuk gaji para wakil rakyat tidak ada peningkatan, yakni di angka Rp16 juta perbulan. Sedangkan biaya operasional (BOP) pimpinan dewan mengalami kenaikan dan penurunan. “Ketua dewan Rp12 juta dari Rp10,5 juta perbulan, sementara wakil ketua Rp6 juta dari sebelumnya Rp7,5 juta,” jelasnya.

Lebih lanjut, kata Dadang, Sekretariat DPRD juga membeli tiga unit mobil baru, yakni dua buah Honda HRV untuk Sekretaris DPRD dan wakil ketua dewan. “Satu lagi Honda BRV untuk Kepala Bagian Persidangan DPRD,” ungkapnya.

Dalam kesempatan berbeda, Kepala Sub Bagian Urusan Dalam Sekretariat DPRD, Rumi mengatakan, seiring diberlakukannya PP 18/2017, keempat mobil dinas ketua komisi dan alat kelengkapan dewan telah dikembalikan. “Sudah dikembalikan semuanya,” singkatnya.

Kata dia, aset DPRD yang ada saat ini berupa dua unit Honda HRV, satu Honda BRV, empat bus, dua kijang capsul, lima minibus elf, satu Toyota Camry, Nisan X Trail, Chevrolet Orlando, serta Honda Civic. “Aset-aset yang digunakan dewan terdahulu juga sudah dikembalikan,” ucapnya. (RF)