Varian Omicron lebih menular tetapi memiliki gejala ringan: Menteri

Varian Omicron lebih menular tetapi memiliki gejala ringan: Menteri

Jakarta (Antara) – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi serta Koordinator Pembatasan Mobilitas di Jawa Bali (PPKM), Luhut Bensar Pandjaitan mengatakan varian Omicron bisa menyebar lebih cepat namun berisiko rendah.

“Data awal dari Afrika Selatan menunjukkan bahwa varian Omicron terindikasi menyebar lebih cepat dari jenis mutasi sebelumnya. Namun, diindikasikan Omicron memiliki tingkat risiko yang rendah,” katanya dalam konferensi pers online, Senin.

Panjitan menjelaskan, rendahnya tingkat risiko tercermin dari jumlah kasus di rumah sakit dan rendahnya angka kematian.

“Meskipun masyarakat harus sadar bahwa angka kematian merupakan indikator tertinggal,” tambahnya.

Panjitan juga menegaskan, sejauh ini belum ada kasus terkait varian Omicron yang terdeteksi di Indonesia.

Ia mencatat, hingga saat ini, berdasarkan informasi yang diberikan Kementerian Kesehatan dari hasil genome sequencing yang dilakukan secara terus menerus, belum ditemukan kasus varian Omicron di Indonesia.

Meski demikian, Menkeu mengatakan, pemerintah akan terus mengkaji proses karantina bagi pemudik asing untuk memastikan karantina dilaksanakan dengan baik.

Berita Terkait: Omicron belum terungkap, tetapi orang harus tetap waspada: pemerintah

Ia menjelaskan, salah satu kebijakan yang akan diterapkan adalah mengubah status aplikasi PeduliLindungi bagi wisatawan asing yang akan menjadi hitam selama masa karantina.

Berdasarkan data dari operator bandara Angkasa Pura, terjadi peningkatan signifikan hingga dua kali lipat untuk tujuan luar negeri dalam kondisi normal, lapor Panjitan.

Oleh karena itu, pemerintah sangat hati-hati mengantisipasi kepulangan mereka dari luar negeri dengan melanjutkan dan memberlakukan karantina 10 hari, tambahnya.

“Pemerintah mengingatkan warga untuk tidak bepergian kecuali untuk kepentingan mendesak,” katanya.

Dia menjelaskan, pemerintah juga terus meningkatkan kapasitas hotel karantina untuk mengantisipasi peningkatan jumlah orang yang kembali atau berkunjung ke Indonesia dari luar negeri.

READ  Bestes Elektrische Luftpumpe Für Luftmatratze Getestet und qualifiziert

“Kebijakan karantina bagi wisatawan asing akan terus dievaluasi sesuai dengan perkembangan varian Omicron,” tambahnya.

Berita Terkait: Omicron dapat meredam prospek ekonomi global: IMF
Berita Terkait: Marsudi dukung percepatan vaksinasi sebagai upaya penanggulangan Omicron

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

MEDIABOGOR.COM AMAZON, DAS AMAZON-LOGO, AMAZONSUPPLY UND DAS AMAZONSUPPLY-LOGO SIND MARKEN VON AMAZON.COM, INC. ODER SEINE MITGLIEDER. Als AMAZON ASSOCIATE VERDIENEN WIR VERBUNDENE KOMMISSIONEN FÜR FÖRDERBARE KÄUFE. DANKE, AMAZON, DASS SIE UNS UNTERSTÜTZT HABEN, UNSERE WEBSITE-GEBÜHREN ZU ZAHLEN! ALLE PRODUKTBILDER SIND EIGENTUM VON AMAZON.COM UND SEINEN VERKÄUFERN.
Media Bogor