Warung Baso Ala Caffe, Harga Ala Kaki Lima

mediabogor.com, Bogor – Kota hujan selain terkenal dengan kota wisata juga dikenal sebagai surga kuliner di Jawa Barat. Salah satu destinasi kuliner yang laik dicoba yaitu warung baso Pak’de Jangkung yang berlokasi di Jalan Sancang No.7, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Pemilik usaha Paiman menceritakan, awal ia berjualan tahun 1969 menggunakan pikulan berkeliling dari kampung ke kampung hingga kemudian mencoba mencari peruntungan ke beberapa kota-kota besar, mulai dari Jakarta, Bandung dan Bogor.

Atas keteguhan dan kesabarannya merintis usaha, Paiman sukses membuka dua cabang lagi di Pasar Ah Poong Sentul, dan di Jalan Bodongan.

“Saya menjaga kualitas rasa dan menekankan kepada para pegawai untuk selalu menjaga kebersihan di semua warung bakso miliknya. Tak hanya itu, dirinya memiliki konsep yang unik “Warung baso ala caffe dengan harga ala kaki lima”,” kata pria kelahiran asal Wonogiri, Jawa Tengah ini, Sabtu (15/12/18).

Selain memanjakan lidah pengunjung warung bakso ini memiliki beberapa fasilitas seperti WiFi gratis dengan kecepatan 300 MBps, arena bermain (game center) dan tentunya dinding warung baso ini, di penuhi dengan mural yang indah yang pas untuk foto-foto.

“Sebenarnya yang membedakan warung baso kami dengan warung bakso lainnya sangat sederhana. Saya selalu terapkan royalitas dan totalitas kepada para pelanggan dan kebanyakan para pelanggan kami itu, pelanggan turun menurun seperti dari orang tuanya yang awalnya berlangganan hingga turun ke anaknya dan rekomendasi dari mulut ke mulut,” ungkapnya.

“Harga yang kami tawarkan ga usah kuatir kami jamin masuk dalam harga ekonomis yakni seharga Rp.19.000,- hingga Rp.21.000,- sudah dengan porsi spesial, bakso kumplit, soto, hingga mie yamin,” tambahnya.

Sementara, Rusty yang merupakan partner bisnis sekaligus Owner dari Kedai Bakso Pa’de Jangkung, menambahkan tentang salah satu ciri khas dan ke unggulan pada sajian bakso miliknya ini.

“Dari rasa itu sendiri tidak pernah berubah sejak dulu, disini juga memiliki ciri khas yang ada pada penyajian bakso disamping menggunakan bahan baku pilihan tanpa menggunakan bahan pengawet, kualitas daginya pun sangat dia jaga,” katanya.

Lebih lanjut Rusty menjelaskan, menurut para pelanggan bakso yang berkunjung ke sini bisa dibilang unik, karena di setiap penyajiannya terdapat daging di tambahkan potongan tahu kering dan Paru crispy yang renyah dan lezat tentunya.

“Mungkin ini salah satu ke unggulan warung baksonya. Di mana, tidak semua tukang bakso melengkapi sajiannya dengan paru goreng. Untuk bakso yang di tawarkannya bisa untuk program diet sehat, karena bisa di cek langsung dan dilihat dari kuah baksonya yang tidak menggunakan lemak daging,” tandasnya. (Nick)