Waspadalah terhadap orang tua, ada virus dan bakteri yang bekerja sama untuk menghancurkan …

Waspadalah terhadap orang tua, ada virus dan bakteri yang bekerja sama untuk menghancurkan …

Memuat…

Jakartabakteri Baru ditemukan Anda dapat bekerja dengannya virus Penyebab umum Kondisi otak yang berbahaya Di Anak Di Uganda. Hasilnya menunjukkan studi baru yang baru saja dirilis di situs web Ilmu Kehidupan. (Baca juga: Hanya 20%, pembangunan Pelabuhan Kali Adem terhenti karena Covid-19)

Menurut National Institute of Neurological Disorders and Stroke (NINDS), kelainan otak ini, yang disebut hidrosefalus, melibatkan akumulasi cairan yang tidak normal di rongga otak dan merupakan penyebab paling umum dari operasi otak pada anak kecil. Setiap tahun, sekitar 400.000 kasus baru hidrosefalus didiagnosis pada anak-anak di seluruh dunia.

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Science Translational Medicine, kondisi tersebut tetap menjadi beban berat di negara berpenghasilan rendah dan menengah.

Sekitar setengah dari semua kasus hidrosefalus terjadi setelah cedera sebelumnya dan dikenal sebagai “hidrosefalus pasca infeksi,” menurut penelitian tersebut. Namun hingga saat ini, para ilmuwan belum mengetahui mikroba apa yang menginfeksi anak, dan mengidentifikasi patogen tersebut adalah kunci untuk mencegah kondisi tersebut.

Selama hampir 20 tahun, sebuah rumah sakit kecil di Uganda bernama Cure Children’s Hospital merawat ribuan kasus hidrosefalus pada anak-anak. “Hidrosefalus adalah kondisi bedah saraf masa kanak-kanak yang paling umum yang kami lihat dalam populasi yang kami layani,” kata penulis utama studi tersebut, Dr Edith Mbabazi Kap, Direktur Riset, Rumah Sakit Anak Cure di Uganda.

Jika tidak ditangani pada anak di bawah usia dua tahun, katanya, hidrosefalus akan memperbesar ukuran kepala. Hal ini menyebabkan kerusakan otak dan sebagian besar anak meninggal. Yang lain menjadi cacat fisik atau kognitif.

Jadi sekelompok peneliti internasional berangkat untuk memahami penyebab kondisi otak ini. “Tiga belas tahun yang lalu, ketika mengunjungi Uganda dan melihat masuknya anak-anak dengan hidrosefalus setelah infeksi, saya bertanya kepada dokter, ‘Apa masalah terbesar Anda yang tidak dapat Anda selesaikan? Penulis senior Stephen J. Schiff, Profesor Kursi Sikat. Teknik dan Profesor Teknik, Ilmu Mekanik, Bedah Saraf dan Fisika di Penn State.

READ  Lemari pakaian pintar ini bisa menjaga pakaian Anda dan menjaganya tetap bebas virus

Schiff dan timnya menganalisis darah dan cairan serebrospinal dari 100 anak di bawah 3 bulan yang dirawat di Rumah Sakit Anak Cure karena hidrosefalus – 64 di antaranya jatuh sakit setelah cedera. Dokter tahu mereka telah tertular infeksi karena anak tersebut mengalami penyakit parah, kejang, atau pencitraan otak menunjukkan tanda-tanda cedera sebelumnya. Dan ada anak yang belum pernah mengalami infeksi sebelumnya (gambar otak dan tes lain menunjukkan masalah lain yang menyebabkan kondisi seperti tumor atau kista).

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

MEDIABOGOR.COM AMAZON, DAS AMAZON-LOGO, AMAZONSUPPLY UND DAS AMAZONSUPPLY-LOGO SIND MARKEN VON AMAZON.COM, INC. ODER SEINE MITGLIEDER. Als AMAZON ASSOCIATE VERDIENEN WIR VERBUNDENE KOMMISSIONEN FÜR FÖRDERBARE KÄUFE. DANKE, AMAZON, DASS SIE UNS UNTERSTÜTZT HABEN, UNSERE WEBSITE-GEBÜHREN ZU ZAHLEN! ALLE PRODUKTBILDER SIND EIGENTUM VON AMAZON.COM UND SEINEN VERKÄUFERN.
Media Bogor