Ya ampun! Lebih Banyak Emiten Terancam Diusir oleh Bursa

Jakarta, CNBC Indonesia – Perusahaan tambang granit PT Mitra Investindo Tbk (MITI) merupakan perusahaan yang berpotensi untuk dikeluarkan atau menghapus daftar kekuatan dari dewan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI).

Dalam pengumuman yang disampaikan oleh Kepala Divisi Penilaian Perusahaan I Adi Pratomo Aryanto dan Kepala Divisi Regulasi dan Operasional Perdagangan BEI, Irvan Susandy pada 1 September 2020, emiten berkode MITI tersebut berpotensi untuk di-write off (menghapus daftar).

Diketahui, saham MITI telah di-suspend sejak 11 Maret 2019 dan akan mencapai 24 bulan pada 11 Maret 2021.


Berdasarkan ketentuan bursa tentang penghapusan saham, otoritas bursa dapat menghapus pencatatan saham emiten jika emiten mengalami kondisi atau peristiwa yang berdampak negatif signifikan terhadap kelangsungan usaha emiten. baik secara finansial atau hukum, atau keberlanjutan status emiten sebagai perusahaan. Buka.

Selain itu, emiten juga belum bisa menunjukkan indikasi pemulihan yang memadai.

Selanjutnya, menghapus daftar Hal itu bisa dilakukan jika saham emiten tersebut dibekukan atau dibekukan sementara dari perdagangan sahamnya dalam kurun waktu 24 bulan alias 2 tahun.

“Sehubungan dengan hal tersebut, saham perseroan telah ditangguhkan selama 18 bulan dan masa suspensi akan mencapai 24 bulan pada 11 Maret 2021,” tulis pengumuman bursa, dikutip Rabu (2/9/2020).

Merujuk pada komposisi pemegang saham MITI hingga 30 Juli 2020, Interra Resources memegang 49% kepemilikan atau setara dengan 689,87 juta saham, dan 51% dimiliki publik atau mewakili 721,68 juta saham.

CNBC Indonesia mencatat, setidaknya ada 4 emiten yang berpotensi dikeluarkan dari bursa secara paksa atau menghapus paksa.

Keempat perusahaan tersebut terkait dengan kasus PT Asuransi Jiwasraya (Persero) yaitu perusahaan tambang mineral PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM), perusahaan ikan arwana PT Inti Agri Resources Tbk (IIKP), emiten properti PT Hanson International Tbk (MYRX). ), dan emiten pertambangan PT SMR Utama Tbk (SMRU).

READ  Cuan Hampir Ceban Satu Minggu, Begini Pergerakan Harga Emas Antam

[Gambas:Video CNBC]

(tas tas)


Written By
More from Masud Madani

Tiba-tiba Nissan dikabarkan menghentikan produksi Nissan X-Trail

Jakarta, CNBC Indonesia – Nissan dikabarkan melakukan ‘eutanasia’ atau menghentikan produksi Nissan...
Read More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *